TERSEBARNYA SUATU IBADAH DI ANTARA MANUSIA TIDAK MENUNJUKKAN DISYARI’ATKANNYA IBADAH TERSEBUT KECUALI DENGAN DALIL


Oleh : Zakariyya bin Ghulam Qodir al-Bakistani

شيوع عبادة ما وانتشارها بين الناس لا يدل ذلك على مشوعيتها إلا بدليل

((Tersebarnya suatu ibadah di antara manusia tidak menunjukkan disyari’atkannya ibadah tersebut kecuali dengan dalil))

Banyaknya manusia yang mengerjakan suatu ibadah tidak menunjukkan atas disyari’atkannya ibadah tersebut, karena ibadah tidak diambil dari banyaknya manusia yang mengerjakannya dan yang mengikutinya, dan hanya saja ibadah itu diambil dari dalil kitab dan sunnah.

Ath-Thurthusyi berkata dalam kitab Al-Hawadits wal Bida’ (73071) pada pasal ‘tersebarnya suatu perbuatan tidak menunjukkan kebolehannya (untuk dilakukan)’ : Pada perkataan terhadap sebagian orang awam dan ahlu taklid yang mereka berkata : “Sesungguhnya perkara ini tersebar dan tersiar dalam tulisan-tulisan orang-orang Islam dan orang-orang diseluruh penjuru dunia.”
Maka jawabannya : Kita katakan, tersebarnya suatu perbuatan tidak menunjukkan atas kebolehannya, sebagaimana tidak tersebarnya suatu perbuatan tidak menunjukkan bahwa perbuatan tersebut dilarang…. Sampai beliau (Ath-Thurthusyi) mengatakan : Dan kebanyakan perbuatan orang-orang di zamanmu tidak berada diatas sunnah, bagaimana tidak? Kami telah meriwayatkan perkataan Abud Darda’ ketika datang kepada Ummud Darda’ sambil marah, lalu Ummud Darda’ berkata kepadanya : “Kenapa kamu?” Ia berkata : “Demi Allah, aku tidak mengetahui pada mereka sesuatupun dari urusan Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam, kecuali mereka sholat berjama’ah.”

Sesungguhnya As-Sunnah tidak tersisa pada mereka melainkan hanya sholat berjama’ah, bagaimana kebanyakan urusan mereka tidak menjadi bid’ah?”

[diterjemahkan dari kitab Ushulul Fiqh ‘ala Manhaji Ahlil Hadits bab : Qowa’id fil Bid’ah, karya Zakariyya bin Ghulam Qodir al-Bakistani. Bisa didownload di sahab.org]

 

http://tholib.wordpress.com/2007/01/11/tersebarnya-suatu-ibadah-di-antara-manusia-tidak-menunjukkan-disyariatkannya-ibadah-tersebut-kecuali-dengan-dalil/

~ oleh Thifal Ramadhani pada Juni 2, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: